PMBPI UNY BERSAMA  BKPSL DAN UNIVERSITAS MULAWARMAN BERPARTISIPASI DALAM SEMINAR NASIONAL PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN AKSI NYATA DISKUSI DENGAN OTORITA IKN

 

Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) Indonesia bekerja sama  dengan Universitas Mulawarman (Unmul) sukses menyelenggarakan rangkaian Seminar Nasional dan Interkonferensi BKPSL pada 12–13 Mei 2026. Mengangkat tema "Penguatan Pengawasan dan Penindakan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Guna Mendukung IKN", acara ini berfokus pada penguatan ekologi demi keberlanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebagai anggota BKPSL, Pusat Mitigasi Bencana dan Perubahan Iklim (PMBPI) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut berperan serta dan mendukung penuh kegiatan seminar nasional dan interkonferensi ini.  Prof. Dr. Tien Aminatun, S.Si., M.Si selaku Kepala PMBPI UNY sekaligus sebagai salah seorang pengurus BKPSL Divisi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, hadir dan turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Rangkaian acara hari pertama (Selasa, 12/5) dipusatkan di Universitas Mulawarman, Samarinda, dan dibuka dengan tarian tradisional serta sambutan dari sejumlah tokoh penting.

Dr. Ir. Samsul Rizal, S.Pi., M.Si., IPM. selaku Kepala PSLH-SDA LP2M Universitas Mulawarman, bersama Ketua BKPSL Mahdi, S.P., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya sinergi akademisi dalam mengawal isu lingkungan di era transisi IKN. Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya juga menegaskan komitmen Unmul sebagai mitra strategis ilmiah bagi pembangunan IKN.

Sesi Panelis dan Sorotan Utama

Menteri Lingkungan Hidup, Ir. Mohammad Jumhur Hidayat, M.Si., hadir secara daring sebagai keynote speaker yang dipandu oleh moderator Prof. Dr. Ir. Surya Darma, M.Si. Dalam sesi eksklusif tersebut, Menteri memaparkan arah kebijakan strategis pemerintah terkait pengawasan ketat terhadap pemanfaatan sumber daya alam.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Panel yang menghadirkan tiga narasumber lintas sektor:

  1. Irjen Pol. Edgar Diponegoro, S.I.K., M.H. (Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara  (OIKN) Bidang Keamanan & Keselamatan Publik / Wakil Ketua Umum Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal), membahas penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal di kawasan penyangga.
  2. Syafrudin, S.Pd (Komisi XII DPR RI), mengulas fungsi pengawasan legislatif dan regulasi lingkungan.
  3. Prof. Dr. Ir. Hefni Effendi, M.Phil (Perwakilan BKPSL), memaparkan kajian sains dan rekomendasi akademis pusat studi lingkungan se-Indonesia.

Setelah sesi formal dan Interkonferensi internal BKPSL selesai, para pengurus dan anggota disuguhi agenda wisata ramah lingkungan berupa susur Sungai Mahakam menggunakan kapal, lalu ditutup dengan acara ramah tamah di Rumah Jabatan Rektor Unmul.


Kunjungan Lapangan dan Diskusi Bersama Otorita IKN

Pada hari kedua, Rabu (13/5), rombongan BKPSL bertolak dari Samarinda menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Kehadiran para pakar lingkungan ini disambut langsung oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Dr. (H.C.) Ir. H. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., Ph.D.

"Pembangunan IKN mengusung konsep smart forest city. Oleh karena itu, masukan, pengawasan, dan keterlibatan BKPSL sangat krusial agar pembangunan ini tetap harmonis dengan alam," ujar Basuki dalam sambutannya.

Usai melakukan diskusi intensif mengenai tata kelola lingkungan kawasan, seluruh pengurus BKPSL melakukan aksi nyata berupa Penanaman Pohon di area IKN sebagai simbol komitmen menghijaukan ibu kota baru.

Rangkaian acara dua hari ini resmi berakhir setelah para peserta melakukan IKN Site Tour dengan mengunjungi beberapa titik ikonik seperti Anjungan Glamping, Istana Negara, hingga Taman Kusuma Bangsa, sebelum akhirnya bertolak kembali ke Samarinda.